oleh

Rekrutmen Tenaga Kerja, PT. SMIP Gandeng Dinakertrans Dumai

-Ekonomi-246 views
Loading...

Menitone.com – PT. Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) melakukan rekrutmen tenaga kerja dengan jumlah cukup banyak setelah proses pembangunan pabrik rampung di Kota Dumai.

Pabrik gula PT. Sumber Mutiara Indah Perdana yang digawangi Direktur Utama Harry Hartono, melaksanakan rekrtutmen tenaga kerja dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Amiruddin kepada awak media. “Benar kita telah dilibatkan perusahaan PT. SMIP dalam rekrutmen tenaga kerja,” katanya, Kamis (26/1/17).

Tak hanya itu, perusahaan yang menanamkan modal di Dumai dalam bentuk pembangunan pabrik gula dengan total investasi sebesar Rp 3 triliun telah mengikuti prosedur aturan yang ada dalam hal rekrutmen naker.

Loading...

“Dimana dalam rekrutmen naker ini seluruh perusahaan wajib melaporkan ke kita dan selanjutnya akan diumumkan ke publik. Sesuai aturan dari Pemko Dumai, sistemnya ada 70 naker lokal dan 30 naker dari luar Dumai,” jelasnya.

Amiruddin berharap dengan adanya peluang rekrutmen tenaga kerja PT. SMIP ini mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Dumai. Selain itu juga, diharapkan para pelamar lokal untuk menunjukkan kemampuannya.

“Pada rekrutmen naker ini perusahaan akan melakukan ujian kompetisi kepada pelamar. Kami minta kepada pelamar lokal untuk menunjukkan kemampuannya dan bisa bersaing,” jelasnya.

Sedangkan Perwakilan Perusahaan, Nanda Mubarok menyebutkan rekrutmen tenaga kerja ini dilakukan seiring dari operasionalnya perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan membuka kesempatan kerja kepada putra-putri daerah ini.

“Silahkan kepada masyarakat Dumai yang memiliki bakat untuk ikut berkompetisi di perusahaan kami. Rekrutmen naker ini kita libatkan instansi Pemko Dumai dalam hal ini Disnakertrans,” jelasnya singkat.

Sebagai data tambahan, pabrik gula ini dibangun di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai. Pabrik tersebut dibangun diatas lahan seluas 22 hektar. Besar pabrik tersebut disesuaikan dengan luas pasokan bahan baku tebu nantinya.

Sedangkan untuk perkebunan tebu itu sendiri direncanakan akan dibuka di Rupat, Kabupaten Bengkalis seluas 14.442 hektare. Berdasarkan analisa dan kajian yang telah dilakukan pihak perusahaan, keberadaan pabrik tersebut dapat menyerap sampai 10 ribu tenaga kerja.

Terkait persoalan izin investasi pabrik, setakad ini sudah mendapat persetujuan penanaman modal dibidang usaha perkebunan tebu terpadu dengan industri pengolahan gula. Selain itu juga surat izin prinsip perluasan penanaman modal juga dikeluarkan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Riau.

Sumber: riauheadline.com

Loading...

Komentar

Be Smart, Read More