Loading...

Lubuk Gaung Dumai kembali membara. Sempat padam dan sudah dilakukan pendinginan, kini kembali menyala. Bahkan luasan terbakar meluas hingga di sekitar lahan yang sebelumnya sudah diklaim zero fire spot atau bebas titik api.

Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Demo yang berlangsung di sekitaran kantor dan kilang Pertamina RU II Dumai bertujuan untuk menentang sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mempersulit kondisi dan bahkan dapat menyebabkan perusahaan milik BUMN ini gulung tikar.