Rangkaian Event Semarakkan Festival Bakar Tongkang 2018

Loading...

PEKANBARU – Festival Bakar Tongkang 2018, Bagansiapiapi, Riau akan dibuka sekaligus ditutup dengan Program sosial. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Program sosial berupa Bakti sosial event bakar tongkang digulirkan sebagai upaya untuk meingkatkan hegemoni Festival Bakar Tongkang 2018. Agendanya digunakan sebagai pembuka dan penutup rangkaian event Festival Bakar Tongkang.

“Bakti Sosial jadi cara terbaik sebagai tanda dimulainya Festival Bakar Tongkang,” ungkap Menpar Arief Yahya, kemarin, sebagaimana dilansir Media Center Riau.

Rangkaian kegiatan positif tersebut digunakan sebagai pembuka dan penutup rangkaian event Festival Bakar Tongkang. “Bakti Sosial jadi cara terbaik sebagai tanda dimulainya Festival Bakar Tongkang,” urai Menteri lagi.

Loading...

Nantinya Terbagi menjadi dua sesi, Bakti Sosial Event Bakar Tongkang 2018 kali pertama digulirkan 23-24 Juni. Agendanya Sunat Massal 500 anak-anak juga Pemeriksanaan Gigi dan THT Gratis yang berlaku bagi 500 pasien.

Agenda Bakti sosial tersebut akan digelar di Perguruan Setia Budi, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi. Mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Menpar menambahkan, Festival Bakar Tongkang telah memberikan inspirasinya dengan beragam aksi sosial.

“Agenda pra-event ini sangat bagus, apalagi konsepnya sosial. Sebab, event ini harus dipanaskan sejak awal. Dengan konsep sosial, tentu akan memberikan inspirasi bagi publik. Apalagi, Festival Bakar Tongkang ini levelnya sudah dunia,” terangnya.

Selain pra-event, Bakti Sosial Event Bakar Tongkang 2018 juga akan menutup rangkaian festival. Digelar 1-3 Juli, program Operasi Katarak Gratis juga diberika bagi publik. Slot yang diberikan sekitar 200 mata.

Progran sosial ini rencananya digelar di RSUD Pratomo, Bagansiapiapi, mulai pukul 09.00 WIB. Penyelenggara sejak Selasa (19/6/2018) mulai melakukan pendataan masyarakat yang menderita katarak.

Pendataan para penderita katarak ini dilakukan di delapan wilayah di Bagansiapiapi. Teknis pendataan diantaranya melibatkan Puskesmas setempat. Daerahnya meliput Kecamatan Bagan Senembah, Bangko, Bangko Pusako, Pujud, dan Tanah Putih.

Slot yang diberikan sekitar 200 mata katarak. Wilayah pendataan juga merambah Kecamatan Sinaboi, Panipahan, dan Pulau Halang. Rangkaian agenda sosial ini melibatkan 60 tenaga medis, seperti dokter, perawat, admin, dan relawan.

Menpar Arief Tahya mengatakan, “Pesona Festival Bakar Tongkang ini memang sangat kuat. Kegembiraan lebih diberikan melalui ragam aksi sosial kesehatan. Belum lagi, festival ini menyelipkan berbagai program peduli lainnya. Yang jelas, kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan agenda Bakti Sosial Event Bakar Tongkang,” tambah Menpar.

Ragkaian festival ini memang menyelipkan aksi peduli lain, yaitu pemberian sembako. Agenda ini pun dilakukan sepekan jelang kick off Festival Bakar Tongkang 2018. Secara umum, Bakti Sosial Event Bakar Tongkang 2018 ini diinisiasi oleh Lions Club Bintang Mulia Bagan Batu Rokan Hilir, Lions Club Medan, serta Himpunan Persaudaraan Tionghua Rokan Hilir.

Menurut Presiden Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu Rokan Hilir Siswaja Muljadi, pihaknya ingin Festival Bakar Tongkang 2018 menjadi lebih berwarna dan meriah dengan memilih program sunat massal, pemeriksanaan kesehatan, pengobatan katarak, juga pembagian sembako sengaja dipilih.

Pasalnya, agenda sosial tersebut bisa langsung menyentuh masyarakat. “Layanan ini diberikan terbaik karena melibatkan tenaga medis yang berkualitas,” kata Presiden Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu Rokan Hilir Siswaja Muljadi.****(mcr/mcr)

Loading...

Comment