Kesulitan Marc Marquez di MotoGP 2026 Jadi Perhatian CEO Aprilia

Marc Marquez alami kesulitan di MotoGP 2026, Ducati tertinggal, Aprilia tampil dominan dengan podium ganda dan strategi Rivola.

Avatar photo
Marc Marquez
Loading...

CEO Aprilia, Massimo Rivola, menyoroti kesulitan Marc Marquez yang tengah menghadapi tantangan berat bersama tim pabrikan Ducati di MotoGP 2026. Performa yang kurang maksimal di seri awal musim ini menjadi perhatian serius bagi semua rivalnya.

Balapan terbaru MotoGP 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Texas, Amerika Serikat, akhir pekan lalu, menegaskan tekanan yang dihadapi Marc Marquez. Pembalap berjuluk “Si Alien” itu gagal naik podium, hanya mampu finis di posisi kelima setelah memulai dari urutan keenam.

Seri ketiga musim ini berjalan cukup rumit bagi Marquez karena ia harus menempuh hukuman long lap penalty. Sanksi ini diberikan setelah Marc Marquez terlibat insiden di lap pertama sprint race, yang juga menyeret Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing Team.

Kegagalan Marquez tidak hanya terjadi saat sprint race, tetapi juga sudah terlihat sejak latihan bebas pertama (FP1). Pembalap 33 tahun tersebut terjatuh saat menggeber motor dengan kecepatan 191 km/jam, terhempas ke area gravel. Insiden ini memaksa bendera merah dikibarkan untuk menghentikan sesi latihan sementara.

Loading...

Hasil kurang memuaskan ini menjadi peringatan bagi Ducati, yang hingga tiga seri MotoGP 2026 belum sekalipun meraih podium utama. Situasi ini kontras dengan Aprilia Racing, yang tampil menjanjikan melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

Aprilia menunjukkan kekuatan konsistennya dengan meraih dua podium teratas secara beruntun dalam dua seri pertama. Bezzecchi dan Martin secara berurutan menang dan finis kedua di GP Brasil dan GP Amerika, menegaskan performa solid tim asal Italia tersebut.

Massimo Rivola, CEO Aprilia, mengaku bangga melihat timnya tampil kompetitif setidaknya hingga tiga balapan awal musim ini. Namun, Rivola tetap waspada terhadap Ducati dan Marc Marquez, yang menurutnya tetap menjadi ancaman besar.

“Marc Marquez adalah pembalap yang kuat dan selalu bisa bangkit kapan saja. Ketika dia tidak dalam kondisi terbaik, Anda tidak boleh memberinya keuntungan sedikit pun,” tegas Rivola. “Karena kita tahu dia akan kembali,” tambahnya.

Rivola juga menekankan kebanggaannya terhadap keberhasilan Aprilia menyapu bersih podium 1-2 dalam dua seri beruntun. “Aprilia berhasil mengonsolidasikan keunggulan atas pabrikan lain, termasuk di sirkuit di mana Marquez biasanya memiliki keunggulan,” ujar Rivola. “Hasil balapan itu sangat memuaskan,” pungkasnya, dilansir dari Motosan.

Loading...
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan